Ooh Tugas Akhir..

             Tugas akhir atau biasa disebut dengan skripsweet eh skripsi maksudnya haha.. adalah salah satu tugas mahasiswa tingkat akhir yang wajib dikerjakan.  Skripsi ini juga kita bisa umpamakan seperti  garis finish dalam lomba lari maraton hehe.. namun tidak sedikit mahasiswa yang terhalang memakai toga karena tugas ini (entah karena malas ketemu dosen pembimbing atau ingin menjadi donatur tetap kampus atau ada juga  yang masih cinta kampus ) hehe.. entah apa itulah, yang jelas tingkat kesulitan tugas akhir ini pun lumayan,  ya namanya juga tugas akhir, masa ia disamaain sama tugas mata kuliah yang ada di semester awal hehe.

            Kali ini gue mau bercerita tentang cerita cinta gue hahaha (canda kok .. ) tapi cerita tentang gimana gue bisa ambil tugas akhir. Oh iyaa guys gue kuliah ambil jurusan Teknik Informatika dan alhamdulillah gue dapat lulus tepat waktu (InsyaAllah proses). Pertama gue ambil KRS (Kartu Rencana Studi) gue berniat untuk ceklis tugas akhir. Sebelumnya gue udah sedikit berikhtiar untuk menemukan judul yang cocok untuk skripsi gue .. Mulai dari bimbingan dengan dosen sebelum sidang proposal, baca ratusan jurnal (eh baru baru puluhan deh hahaha) dan terakhir berselancar di mbah google. Pertama gue konsultasi tentang tugas akhir gue dengan dosen, Eh ternyata kaga cocok masalah yang gue angkat dengan metode yang gue udah pelajarin (berasa hidupnya hampa hahaha #lebay). Namun tidak sampai disitu, Untungnya dosen itu memberikan saran untuk metode yang cocok untuk masalah tugas akhir gue. Gue pun mencoba menggali-gali dan mempelajari metode tersebut secara mendalam #teoriBanget dan pada akhirnya pun gue kembali mencari dosen untuk berkonsultasi dengan dosen dan alhamdulillah ternyata cocok (FIX cocok Judul TA ).. Betapa senangnya gue ketika judul ada dan tinggal waktunya menunggu sidang proposal.
           
            Oh iyaa gue mau sedikit cerita dosen yang sudah banyak membantu saya dalam proses pembuatan judul yang untuk tugas akhir saya. Beliau adalah Ibu Retnani dan Ibu Yana Adharani (semoga beliau dapat membaca tulisan saya ini ). Mereka saya membantu saya, terutama metode yang cocok. Gue sangat senang dengan mereka berdua, sikap kritis terhadap pengetahuan membuat saya menjadikan mereka sebagai role model dalam belajar. "Banyakin baca".. itu kalimat yang sampai saat ini gue paling ingat . Terima kasih banyak sekali lagi bu :).

                Tiba saatnya sidang proposal tugas akhir. Sidang proposal tugas akhir adalah sidang menentukan judul tugas akhir yang akan kita buat nantiny selama satu semester. Mahasiswa diwajibkan untuk mengajukan tiga judul dan dipilih salah satu. Pada saat gue sidang alhamdulillah judul yang diterima oleh dosen sesuai dengan ekspektasi gue. Setelah proses sidang proposal gue menunggu keputusan program studi untuk pembagian dosen pembimbing. Beselang dua minggu dari sidang proposal akhirnya dosen pembimbing pun muncul. Alhamdulillah ternyata gue dapet dosen yang sebelumnya dosen ini adalah salah satu dosen tempat gue bertanya sebelum sidang , Yana Adharani .
 
                Gue pun mulai bergegas untuk memulai start dengan mengumpulkan data yang dibutuhkan, menyiapkan administrasi yang dijadikan syarat tugas akhir. Gue yakin untuk tugas akhir ini perlu usaha yang keras berlipat-lipat dari mengerjakan tugas biasanya. Ada banyak hal yang mendorong gue untuk bersemangat dalam mengerjakan tugas akhir ini, salah satunya mungkin kedua orang tua. Saat gue males bimbingan , gue inget perjuangan mereka mensekolahkan gue, saat gue lagi engga down, gue inget dia, intinya sesuatu yang gue kerjakan semata-mata untuk menyenangkan orang tua gue,  prinsip hidup gue "Kalo kita engga bisa membahagiakan orang tua setidaknya kita jangan membuat mereka kecewa/bersedih".
               
Seterusnya gue berkeras untuk selalu bersemanagat..












Komentar

Postingan Populer